7 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Traveling ke Myanmar

Traveling ke Myanmar

Ibukota Myanmar, Yagon, adalah kota metropolitan yang cerah dan ada pemandangan yang menakjubkan saat Anda menjelajah ke utara. Berencana untuk mengunjungi permata Asia ini? Inilah tujuh hal utama yang perlu diketahui sebelum traveling ke Myanmar.

Meskipun Anda harus memeriksa pembaruan perjalanan terbaru ketika merencanakan perjalanan ke Myanmar karena kerusuhan politik di daerah-daerah tertentu, ini adalah negara yang menarik dan indah untuk dikunjungi.

1. Dimana Tepatnya Myanmar?

Myanmar (sebelumnya Burma) terletak di ujung timur laut Asia Tenggara dan berbatasan dengan Thailand, Laos, Cina, Tibet, India, dan Bangladesh. Pada tahun 1989, Burma secara resmi menjadi Republik Persatuan Myanmar dan Rangoon menjadi Yangon.

2. Beberapa Wilayah Masih Tertutup Untuk Wisatawan

Dengan masalah keamanan di negara ini, Anda harus tetap aman dan tetap berpegang pada daerah yang tidak memiliki konflik etnis atau agama. Area terlarang tertentu memerlukan izin khusus untuk masuk dan harus dihindari. Meskipun ada perubahan rezim, penganiayaan agama masih menjadi masalah kekerasan di Burma.

3. Bersikap Hormat – Jangan Sentuh Siapa Pun Dengan Kaki Anda

Myanmar adalah negara Buddha dan Anda harus menghormati budaya di sini. Ini termasuk menutupi ketika mengunjungi kuil dan melepas sepatu Anda sebelum memasuki rumah atau bahkan beberapa kafe. Tapi satu hal penting yang perlu diketahui sebelum bepergian ke Myanmar adalah bahwa sangat kasar untuk secara tidak sengaja menginjak seseorang atau menepis kaki Anda.

Kaki adalah yang terendah, dan kepala yang tinggi, jadi jangan pernah meletakkan kaki di atas kursi atau meja.

4. Coba Hindari Menggunakan Tangan Kiri Anda

Orang yang menggunakan tangan kiri untuk menerima atau memberikan barang dapat dianggap tidak sopan di sini, karena orang biasanya menggunakan tangan kiri untuk kegiatan toilet! Cobalah menggunakan tangan kanan Anda setiap saat, terutama saat makan.

5. Anda Dapat Menggunakan Dolar AS di Myanmar

Mata uang lokal disebut kyat (MMK), tetapi Anda juga dapat menggunakan dolar AS saat bepergian melalui Myanmar. Berhati-hatilah untuk tidak menerima uang kertas yang aus atau sobek dan membuat catatan Anda tetap segar, jika tidak, catatan itu tidak akan diterima oleh siapa pun.

6. Jangan Memberikan Uang atau Hadiah kepada Anak-anak

Anda kemungkinan besar akan tersentuh oleh kondisi kehidupan anak-anak yang sulit dari komunitas lokal di sini dan ingin membantu. Namun, terlepas dari niat baik Anda, perilaku Anda sering kali dapat berdampak negatif pada kehidupan anak-anak itu. Ketika Anda memberikan uang, makanan, atau hadiah kepada anak-anak yang mengemis, Anda mendorong mereka untuk terus mengemis, yang mencegah mereka pergi ke sekolah dan mengunci mereka ke dalam lingkaran kemiskinan.

7. Penting Untuk Mengurangi Penggunaan Plastik

Saat traveling ke Myanmar, kami sarankan Anda membawa botol air yang dapat digunakan kembali dan peralatan makan. Overtourism dari negara-negara berkembang dapat menyebabkan tumpukan besar sampah dan plastik di mana-mana, jadi jangan berkontribusi terhadap limbah yang tidak perlu.

Lupakan botol plastik sekali pakai dan isi botol filter air Anda sendiri dengan air bersih langsung dari keran. Ini bersih, menyegarkan – dan dengan menggunakan botol Anda sendiri, itu akan membantu menjaga jejak karbon Anda.