Spesifikasi SUV Baru Wuling

Spesifikasi SUV Baru Wuling

powarts167 Wuling

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 ditandai dengan hadirnya berbagai mobil anyar dari produsen terkenal yang keren dalam hal desain dan canggih dalam hal teknologi. Salah satunya adalah pabrikan Cina, Wuling, yang sedang naik daun dan memamerkan mobil kreasinya di acara bergengsi, di ICE BSD, Tangerang.

Dari beberapa mobil yang dipamerkan, Wuling menampilkan model SUV (Sport Utility Vehicle) yang akan menyebarkan ancaman kepada pesaingnya seperti DFSK Glory 580, Nissan X-Trail, atau bahkan Honda CR-V. Sayangnya, dalam acara GIIAS 2018, mobil hanya untuk tampilan.

Meski begitu, banyak pengunjung yang datang ke stan Wuling mengajukan banyak pertanyaan dan menunggu kehadiran SUV ini dari Wuling. Hal ini diungkapkan oleh Dian Asmahani, Manajer Merek PT SGMW Motor Indonesia.

Dian mengungkapkan bahwa SUV Wuling mendapat tanggapan positif dari pengunjung GIIAS 2018. SUV Wuling yang ditampilkan di GIIAS 2018 adalah SUV dengan setir kiri. Di Cina, mobil yang ditampilkan Wuling pada GIIAS 2018 diberi nama Baojun 530.

Lalu, apa spesifikasinya? Berdasarkan pengamatan NNC di stan Wuling baru-baru ini, mobil ini memiliki sistem pengereman anti-lock (ABS), distribusi gaya rem elektronik (EBD), dan bantuan rem (BA).

Selain itu, SUV juga dilengkapi kontrol stabilitas elektronik (ESC). ESC ini berfungsi untuk menjaga stabilitas mengemudi secara otomatis ketika ada indikasi bahwa pengemudi kehilangan kendali. Fitur lainnya adalah pengendalian hill hold (HHC), rem parkir listrik (EPB), sunroof listrik, dan panel atap panoramik.

Untuk mesinnya, SUV Wuling memiliki mesin 4-silinder DOHC in-line, turbocharged, DVVT. Kemudian, ukuran mesinnya adalah 1.451 cc. Daya maksimum yang dimiliki oleh kendaraan bermotor mencapai HP 147 / 5,500 rpm dengan torsi maksimum Nm 230 / 2.000-3,800 rpm. Bahan bakar yang digunakan adalah bensin.

Namun demikian, Wuling menegaskan bahwa spesifikasi masih bisa berubah, tidak sama dengan apa yang sedang dipamerkan di GIIAS 2018 ketika kemudian secara resmi diluncurkan ke pasar Indonesia.

“Adapun spesifikasi rinci mereka masih termasuk dalam tahap penelitian. Bahkan ketika kami menampilkan di sini, kami berharap kami dapat mendengar dari pasar Indonesia, dengan desain dan fitur yang ada apa persepsi mereka? Bagaimana penerimaannya? Apakah ada sesuatu untuk meningkatkan atau menambahkan? ” Dian menambahkan.

Sumber : En.Netral News